Lampung Selatan – Gelombang perubahan besar dunia pendidikan mulai terasa di Lampung Selatan. Ribuan guru dari berbagai jenjang memadati Aula Kampus UIMandiri Lampung dalam Seminar Nasional peningkatan kapasitas tenaga pendidik, Jumat (3/4/2026).
Dalam momentum tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Rektor Universitas Indonesia Mandiri (UIMandiri) Lampung, Rustono Farady Marta, kompak menyerukan transformasi total peran guru di era modern.
Bupati Egi secara tegas menyoroti masih rendahnya pemanfaatan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), di kalangan tenaga pendidik.
“Guru harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mencari inspirasi dan menciptakan pembelajaran yang inovatif,” tegasnya
Ia menekankan, percepatan perkembangan teknologi tidak bisa dihindari. Guru harus menjadi bagian dari perubahan, bukan korban dari ketertinggalan.
Namun demikian, Egi juga mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak agar tidak berdampak negatif.
Senada dengan itu, Rektor UIMandiri, Rustono Farady Marta, menegaskan bahwa peran guru saat ini harus naik level.
“Guru hari ini tidak cukup hanya mengajar, tetapi harus menjadi inspirator yang mampu menggerakkan siswa dan lingkungannya,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan pendidikan menuntut guru yang adaptif, inovatif, dan mampu membentuk karakter generasi masa depan.
Keduanya sepakat, kemajuan pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan elemen masyarakat.
“Inspirasi lahir dari banyak elemen, tetapi guru tetap menjadi kunci utama masa depan,” Ucap Rustono Farady Marta Rektor UIMandiri.
Bupati Egi juga menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia Lampung Selatan sangat bergantung pada peran guru.
Seminar bertajuk “Teacher di Era Perubahan” yang digelar PMII Kabupaten Lampung Selatan ini diikuti ribuan guru dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi dan semangat transformasi pendidikan.
“Dari Lampung Selatan untuk Indonesia,” pungkas Rustono optimistis.
Sementara itu, Ketua IKA PMII Kabupaten Lampung, Hargito, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi langkah bersama membangun pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama pelaksanaan serta mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi.
“Mari bersama dorong generasi muda berprestasi dan buka ruang kolaborasi untuk kemajuan pendidikan,” tutupnya.





Tinggalkan Balasan